PERNAPASAN DASAR

Pernapasan adalah salah satu unsure dalam mendalami pelajaran di padepokan
“ SITEKI TERATAI”, sebab pernapasan merupakan pokok tenaga dalam silat gabungan
menjadi para siswa latih siteki teratai harus dapat mempelajari dasar pernapasan dengan sunguh – sunguh.
Tingkat pernapasan di siteki teratai mempunyai banyak tingkatan dan didalam buku ini hanya menyebutkan jurus dasar 1 —– 10 yang merupakan dasar dari seluruh tingkatan pernapasan menuju penyempurnaan materi pernapasan.
Didalam mempelajari ilmu pernapasan tenaga dalam rangka mendalami ilmu siteki teratai yang merupakan salah satu unsure penunjang dalam rangka mendalami ilmu bela diri pencak silat siteki teratai. Terlebih dahulu kita mempelajarigerak dasar pembentuk dan pemecah energi murni kita. Kita harus terlebih dahulu berupaya agar mengenal, mengerti , juga memahami terlebih dahulu sebelum kita melakukan gerak dasar pernapasan antara lain;
1. Kemauan kita atau motivasi
2. Konsetrasi fikiran kita
3. Tenaga kita yang tersedia
4. Kondisi kesehatan tubuh kita
5. Ketajaman fikiran kita atau factor pemahaman ilmu yang di pelajari [ Q ]

Kita bahas satu persatu sebelum kita melakukan atau melangkah lebih jauh antara lain ;

1. K EMAUAN KITA ATAU MOTIVASI
Kondisi secara psikhis bahwa keadaan kita menginginkan diri kita agar bisa melakukan dan berupaya bisa latihan secara rutin dan dinamis oleh kesadaran diri kita sendiri

2. KONSENTRASI FIKIRAN KITA
Pemuasan fikiran yang dapat menjadikan tenaga inti kita mengalir dalam tubuh dan siap untuk diolah dengan gerakan yang telah ditentukan .

3. TENAGA KITA YANG TERSEDIA
Energi tubuh dalam tubuh merupakan pembangkitan luapan energi murni tubuh yang mengalir lebih baik

4. KODISI KESEHATAN TUBUH KITA
Keadaan dimana tubuh yang akan dipakai sebagai ajang aliran tenaga murni kita harus dalam keadaan baik dan siap pakai sebab bila tubuh kita tidak siap , maka tubuh akan menjadi sakit dan kadang-kadang akan menderita kekurangan energi murni

5. PEMAHAMAN ILMU YANG DIPELAJARI;
Pemahaman dalam memahami tentang ilmu yang dipelajari merupakan faktor faktor penunjang yang diutamakan agar tidak salah dalam melangkah dan latihan pernapasan .

Jika kita sudah memahami syarat yang ada, maka kita mulai melatih gerak dasar,
1. Jika kita mulai dengan cara , berdiri dan berdoa terlebih dahulu
2. Kita berdiri dan kita atur sikap dengan baik
3. Lalu kita lakukan latihan hirup hembus nafas secara teratur
4. Kita latih gerakan olah tubuh sebagai pemanasan
5. Penenangan latihan gerakan olah tubuh sebagai awal dari penenangan pernapasan lalu hening sesaat
6. Pemanasan gerak langkah gesek
7. Siap dimulai jika keadan tubuh sudah siap dengan ciri ;
a. Keringat sudah keluar dengan baik dan sehat
b. Engsel – engsel tubuh dari ujung kepala sampai ujung kaki sudah terasa lemas [tidak kaku]c. Nafas sudah lancar keluar masuknya
d. Telapak kaki serasa sudah menyatu dengan tanah
8. Kita berdoa lagi sebelum latihan . lalu gerakanlah dengan jurus dasar yang telah
Dipelajari dengan gerakan lembut lalu disusul dengan gerakan agak keras dengan
Gerakan lembut lalu disusul dengan gerakan agak keras dengan pelontaran nafas yang maksimal


JURUS DASAR PERNAPASAN 1 – 10 PPS “ SITEKI TERATAI “ 1990

JURUS DASAR 1 [ MEGENG ]

Jurus ini merupakan jurus dasar pertama dengan –
Gerakan mengembangkan tangan keatas dengan
Posisi kuda-kuda tengah dengan menarik napas .
Lalu ditahan dengan posisi tangan ibarat mengikat
Sabuk.
Setelah itu maju dengan menekuk kaki kanan
[ dirapatkan ] lalu menggesekan kaki kanan terlebih dahulu dengangerakan kaki kuda-kuda depan semi
tengah [agak serong ] dan posisi ini dilakukan
bergantian dengan kaki kiri.
Teknik nafas ditahan dibawah pusar

JURUS DASAR 2 [PANTEK ]

Jurus ini merupakan jurus dasar kedua dengan
Gerqakan mengembangkan tangan ke atas dengan
Posisi Kuda-Kuda tengahdengan menarik nafas.
Lalu ditahan dengan posisi tangan ibaratmengikat sabuk .
Kemudian nafas dilspaskan hingga habis, lalu kedua
Telapak tangan dihadapkan ke wajah dinaikan
Keatas hingga penuh [posisi tangan ibaratkan
Bercermin ] sambil menarik nafas, setelah itu maju dengan menekuk kaki kanan [dirapatkan] sisi
Lengan digesekan disisi badan dengan telapak
Tangan dihadapkan keatas lalu mengesekan kaki kuda kuda depan semi tengah [ agak serong ]Kemudian tangan dibuang dengan posisi dihadap –
Kan kebawah sejajar dengan kaki kanan [mem –
Buang ] sedikit nafas melalui hidung ], dan
Seterusnya bergantian dengan kaki kiri .
Teknik nafas ditahan dibawah pusar,

JURUS DASAR 3 [ TOLAK ]

Jurus ini merupakan jurus dasar ketiga dengan posi-
Si kuda – kuda tengah dengan menarik nafas
Lalu ditahan dengan posisi tangan ibarat mengikat –
Sabuk.
Kemudian nafas dilepaskan hingga habis, lalu –
Kedua telapak tangan dihadapkan kewajah dinaikan
Keatas hingga penuh [posisi] tangan ibaratkan ber-
Cermin ] sambil menarik nafas , setelah itu maju
Dengan menekuk kaki kanan [ dirapatkan ]sisi
Lengan digesekan disisi badan dengan telapak
Tangan dihadapkan keatas lalu mengesekan kaki
Kanan terlebih dahulu dengan gerakan kaki kuda-
Kuda depan semi tengah [agak serong ] kemudian
Tangan dibuang dengan posisi dihadapkan kedepan
[ menolak /mendorong ] sejajar dengan kaki kanan
[ membuang sedikit nafas melalui hidung ], dan seterusnya bergantian dengan kaki kiri.
Teknik nafas ditahan dibawah pusar.
Nafas buang / lontar.

JURUS DASAR 4 [ SEDOTAN ]

Jurus ini merupakan jurus dasar keempat dengan
Gerakan mengembangkan tangan keatas dengan posisi kuda-kuda tengah dengan menarik nafas .
Lalu ditahan dengan posisi tangan ibarat mengikat sabuk.
Kemudian nafas dilepaskan hingga habis, lalu posisi tangan kanan kanan berada diatas pusar sedangkan tangan kiri dibawah pusar, lalu kaki kanan maju dengan gesekan [menekuk ] merapat dengan kaki kiri sambil kedua tangan digerakan dan digesekan
Bersama an kesamping kanan dan kiri hingga dibawah ketiak , dimana posisi tangan masih tetap tangan kanan diatas pusar, kemudian pada saat kaki kanan maju kedepan agak serong , posisi tangan membuka dengan menggesek pinggang serta dengan menarik nafas sedikit demi sedikit pada setiap langkah.
Teknik nafas ditahan dibawah pusar.
Nafas tarik / menyedot.

JURUS DASAR 5 [ GILAS ]

Jrus ini merupakan jurus dasar kelima dengan gerakan mengembangkan tangan keatas dengan posisi kuda-kuda tengah dengan menarik nafas .
Lalu ditahan dengan posisi tangan ibarat mengikat sabuk.
Kemudian nafas dilepaskan hingga habis lalu posisi tangan kanan berada diantara tengah dada dengan posisi menusuk kebawah sedangkan tangan kiri dibawah pusar, lalu kaki kanan maju dengan gesekan [ menekuk ]merapat dengan kakisambil tangan kanan diangkat ditengah-tengah dada tangankiri , kemudian pada saat kaki kanan maju kedepan dengan kuda-kuda depan agak serong, posisi tangan menusuk bawah dada [ melingkari dada ] sementara bersamaan tanggan kiri bergerak / mengesek perut atas pusar serta dengan menarik nafas sedikit demi sedikit pada setiap langkah.
Teknik nafas ditahan dibawah pusar.
Nafas tarik / menyedot.

JURUS DASAR 6 [ TANGKIS ]

Jurus ini merupakan jurus dasar keenam dengan gerakan mengembangkan tangan keatas dengan posisi kuda-kuda tengah dengan menarik nafas.
Lalu ditahan dengan posisi tangan ibarat mengikat sabuk.
Kemudian nafas dilepaskan hingga habis, lalu kaki kanan maju dengan gesekan [ menekuk ]merapat dengankaki kiri , posisi tangan kanan diatas pusar bawah dada dengan posisi persiapan tangkisan sedangkan tangan kiri tetep dibawah pusar, kemudian pada saat kaki knan maju kedepan dengan kuda-kuda depan agak serong , posisi tangan kanan menangkis [ tangkisan ] dengan posisi telapak tangan menggenggam kearah depan sementara bersamaan tangan kiri tetep dibawah dada dan bergantian, menarik nafas sedikit demi sedikit pada setiap langkah.
Teknik nafas ditahan dibawah pusar.
Nafas tarik / menyedot.

JURUS DASAR 7 [TUGELAN / PATAHAN ]

Jurus ini merupakan jurus dasar ketujuh dengan
Gerakan mengembangkan tangan ke atas dengan
Posisi kuda-kuda tengah dengan menarik nafas.
Lalu ditahan dengan posisi tangan ibarat mengikat
Sabuk.
Kemudian nafas dilepaskan hingga habis, lalu kaki
Kanan maju dengan digesekan [ menekuk ] merapat
Dengan kaki kiri, posisi persiapan tangkapan
Sedangkan tangan kiri tetap dibawah tangan kanan
Dalam posisi memegang, kemudian pada saat kaki
Kanan maju kedepan dengan kuda-kuda depan agak
Serong, posisi tangan kanan menagkap [tangkapan ]Dengan posisi tangan telapak tangan memegang ke-
Arah depan sementara bersamaan tangan kiri tetap
Dibawah dada dan bergantian, menarik nafas sedikit
Demi sedikit pada setiap langkah.
Teknik nafas ditahan dibawah pusar.
Nafas tarik / menyedot.

JURUS DASAR 8 [PENETAN]

Jurus ini merupakan jurus dasar kedua dengan gera-
Kan mengembangkan tangan keatas dengan posisi
Kuda-kuda tengah dengan menarik nafas.
Lalu ditahan dengan posisi tangan ibarat mengikat sabuk.
Kemudian nafas dilepaskan hingga habis, lalu kedua telapak tangan dihadapkan ke wajah dinaikan keatas hingga penuh [posisi tangan ibaratkan becermin ] sambil menarik nafas, setelah itu maju dengan menekuk kaki kanan [dirapatkan] sisi lengan digesekan disisi badan dengan telapak tangan dihadapkan keatas lalu menggesekan kaki kanan terlebih dahulu dengan gerakan kaki kuda-kuda depan semi tengah [agakserong] kemudian tangan dibuang dengan posisi dihadapkan kebawah
Sejajar dengan kaki kanan [membuang sedikit nafas melalui hidung], dan seterusnya bergantian dengankaki kiri.
Terknik nafas ditahan dibawah pusar. Nafas buang / lontar

JURUS DASAR 9 [COLOKAN]

Jurus ini merupakan jurus dasar kesembilan dengan gerakan mengembangkan tangan keatas dengan posisi kuda-kuda tengah dengan menarik nafas .
Lalu ditahan dengan posisi tangan ibarat mengikat sabuk.
Kemudian nafas dilepaskan hingga habis, lalu kedua telapak tangan diletakan bertepuk didepan wajah sejajar dengan posisi mata lalu saat kaki bergerak telapak sebelah atas didorong kedepan diatas telapak sebelah kiri. Posisi tersebut bergantian . gerakan kaki sama, yaitu menggesekan
Kaki kanan terlebih dahulu dengan gerakan kaki kuda-kuda depan semi tengah [agak serong] kemudian tangan dibuang denganposisi dihadapkan kebawah sejajar dengan kaki kanan [membuang sedikit nafas melalui hidung],dan seterusnya bergantian dengan kaki kiri.
Teknik nafas ditahan dibawah pusar.
Nafas buang / lontar.

JURUS DASAR 10
[PENETAN UNJUNG-UNJUNG]

Jurus ini merupakan jurus dasar kesepuluh dengan gerakan mengembangkantangan keatas dengan posisi kuda-kuda tengah dengan menarik nafas.
Lalu ditahan dengan posisi tangan ibarat mengikat sabuk . kemudian nafas dilepas hingga habis , lalu kedua telapak tangan dihadapkan ke wajah dinaikan keatas hingga penuh [posisi tanganibaratkan bercermin ] sambil menarik nafas, setelah itu maju dengan menekuk kaki kanan [dirapatkan] sisi lengan sisi lengan digesekan disisi badan dengan telapak tangan dihadapkan keatas lalu menggesek kaki kanan terlebih dahulu dengan gerakan kaki kuda-kuda depan semi tengah [agak serong]kemudian tangan dibuang dengan posisi dihadapkan kebawah. Sejajar dengan kaki kanan [membuangsedikit nafas melalui hidung ], dan seterusnya bergantian dengan kaki kiri . kedua tapak tangan tempelkan ditanah lalu putar tapak kanankekanan tapak kiri kekiri lalu raupdan lontarkan keatasseperti megangkat beban , posisi sampai atas kepala .
Teknik nafas ditahan dibawah pusar saat penekanan sampai permukaan tanah.
Nafas TARIK saat mengangkat.